Luwuk, Banggaiplus.com — Musim kemarau yang belum menampakkan tanda-tanda berakhir membuat kondisi hutan dan lahan perkebunan semakin kering, sehingga risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin mengkhawatirkan. Beberapa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Banggai belakangan ini, sebagian besar disebabkan oleh kelalaian warga.
Merespons hal tersebut, Polresta Banggai meningkatkan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) di seluruh wilayah hukumnya. Para Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk memberikan edukasi guna meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan warga saat beraktivitas di lahan perkebunan.
Sejumlah personel Bhabinkamtibmas di Polsek Nuhon pun melaksanakan kegiatan ini pada Minggu (25/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, para Bhabinkamtibmas mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran ladang secara sembarangan, terlebih di tengah musim kemarau yang kering.
Kapolsek Nuhon, IPDA Tesar M. Noor dalam keterangan persnya menjelaskan, selain edukasi pencegahan kebakaran, pihaknya juga menyerukan dan mengajak warga untuk memperketat kegiatan ronda malam sebagai upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan, khususnya di musim kemarau. Jangan melakukan pembakaran secara sembarangan karena api dapat dengan mudah menjalar dan menimbulkan dampak yang merugikan lingkungan maupun masyarakat,” ujar Tesar.
Melalui kegiatan Binluh ini, diharapkan kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat, termasuk dengan rutin melaksanakan ronda malam. Masyarakat juga diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya. Kegiatan ini sekaligus mendorong peran aktif warga dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Polsek Nuhon.(*/adibua)







