banner 728x90

Realisasi PAD Terjun Bebas, DPRD Minta Eksekutif Penetrasi Pendapatan Berbasis Potensi

Bangkep, Banggaiplus.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai Kepulauan (Bangkep) menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang setiap tahun gagal mencapai target yang ditetapkan. Kondisi ini memicu kekecewaan dan desakan agar pemerintah daerah lebih serius dalam menggali potensi pendapatan yang ada.

Anggota Komisi III DPRD Bangkep, Haryanto Sadardi, mengungkapkan keprihatinannya dalam wawancara dengan Banggaiplus.com. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan penataan dan penetrasi objek retribusi yang berbasis pada potensi lokal.

“Realisasi PAD selama ini belum mencapai target sesuai harapan. Hal ini sangat memprihatinkan, sebab realisasi PAD jauh dari harapan,” tegas Haryanto.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam mengevaluasi objek retribusi yang minim kontribusi. Ia juga mempertanyakan apakah pemerintah daerah memiliki komitmen yang kuat untuk keluar dari keterpurukan pendapatan.

Haryanto menyoroti potensi besar yang dimiliki Bangkep sebagai wilayah pesisir. Menurutnya, sumber pendapatan berbasis potensi di wilayah ini relatif tinggi, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Bangkep memiliki garis pantai terpanjang dan biota laut yang cukup menjanjikan untuk pendapatan, dari sektor industri pariwisata. Bahkan sumber perikanan juga memberikan potensi pendapatan yang cukup signifikan, namun sayangnya tidak dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, potensi pariwisata bahari dan perikanan seharusnya menjadi fokus utama dalam meningkatkan PAD. Dengan pengelolaan yang baik, sektor-sektor ini dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan daerah.

Di akhir pernyataannya, Haryanto berspekulasi, jika kondisi ini terus berlanjut, sulit untuk mengharapkan peningkatan pendapatan daerah. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi pendapatan yang ada.

“Jika kondisi seperti ini terus dipertahankan, jangan berharap pendapatan daerah akan menggeliat,” pungkasnya. (bp01)

error: Content is protected !!