Luwuk, Banggaiplus.com – Malang nasib Dilen Lengele (16) seorang pelajar, meregang nyawa setelah diduga tersengat listrik akibat kebocoran gardu PLN yang merambat ke pagar besi SMA Katolik St Yosep Luwuk, Rabu (7/10/2026) 21.50 di Jln. Bukit Tinggi No.136, Tontouan, Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
.Kasi Humas Polresta Banggai, AKP Saiman, menjelaskan kronologis peristiwa itu bermula saat korban bersama temannya melintas di depan sekolah. Keduanya kemudian dipanggil teman yang berada di dalam lingkungan sekolah. Temannya lebih dulu memanjat pagar dan masuk, disusul korban. Saat berada di atas pagar dan memegang tiang di dekatnya, korban tiba-tiba terjatuh ke luar pagar dalam kondisi tak sadarkan diri. Korban segera dievakuasi ke Puskesmas Kampung Baru, namun nyawanya tak tertolong.
Menerima laporan, Satreskrim Polresta Banggai langsung mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan, dokumentasi, pemeriksaan kondisi korban, wawancara saksi, serta pengamanan barang bukti. Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka lecet pada kaki kanan dan punggung kiri korban. Pagar besi sekolah yang berdekatan dengan instalasi listrik kini dipasangi garis polisi.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak PLN. Hasil sementara menunjukkan adanya dugaan kebocoran arus listrik sekitar 200 volt dari gardu yang merambat ke struktur pagar sekolah. Demi keamanan, aliran listrik di lokasi langsung diputus sementara.
“Penanganan terus dilakukan melalui pemeriksaan saksi dan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penyebab pasti kejadian,” ungkap AKP Saiman.
Pihak keluarga telah menerima musibah ini dan menyatakan menolak pemeriksaan jenazah lebih lanjut melalui surat pernyataan. Jenazah kemudian dibawa keluarga ke rumah duka di Desa Molino, Kecamatan Luwuk Timur untuk dimakamkan. (*/adibua)







