banner 728x90

Aksi Curanmor di Toili Barat Digagalkan Warga, Satu Pelaku Melarikan Diri

Luwuk, Banggaiplus.com — Aksi pencurian sepeda motor di halaman Masjid At-Taqwa, Desa Bone Bae, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, berhasil digagalkan berkat sigapnya warga dan kepolisian. Satu pelaku berhasil diamankan, sementara rekan satu aksinya sempat melarikan diri dan masih diburu.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 15.10 WITA. Polisi mengamankan seorang pelaku berinisial JM (55), warga Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom.

Kapolsek Toili, IPTU I Putu Pratama Yoga, S.Tr.K., membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus bermula saat korban, Fahry (36), warga Desa Bone Bae, sedang beristirahat menunggu waktu salat Ashar berjamaah, lalu mendengar suara motor yang dihidupkan.

“Sekitar pukul 15.30 WITA, korban mendengar suara motor dan melihat kendaraan miliknya sudah tidak ada, dibawa kabur oleh orang tak dikenal,” ujar IPTU Yoga, Rabu (2/9/2026).

Korban diketahui tidak mencabut kunci motornya dan dibiarkan tergantung saat diparkir. Setelah menyadari motornya hilang, korban segera melakukan pengejaran sekaligus menghubungi pihak kepolisian dan warga sekitar untuk mencegat pelaku di wilayah Kecamatan Batui.

“Modus yang digunakan pelaku adalah mengambil sepeda motor yang diparkir di halaman masjid. Pelaku diduga memanfaatkan situasi saat para jamaah sedang melaksanakan salat,” jelas Kapolsek.

Saat upaya pengamanan oleh warga dilakukan, satu pelaku berhasil melarikan diri. Namun, polisi tetap mengamankan tersangka JM beserta barang bukti berupa sepeda motor Mio Soul warna biru dengan nomor polisi DN 3171 HE milik korban.

“Saat ini pelaku yang tertangkap telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami juga masih melakukan pengembangan serta pengejaran terhadap satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri,” ungkapnya.

IPTU Yoga juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, termasuk di tempat ibadah, dan selalu memastikan kunci dicabut serta kendaraan dikunci.

“Kami mengapresiasi respons cepat masyarakat yang membantu menggagalkan aksi tersebut,” pungkasnya. (*/adibua)

error: Content is protected !!