Bangkep, Banggaiplus.com – Saran dari anggota legislatif Erik Lauw tentang Perusahaan Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai solusi krisis energi listrik di Selatan Banggai Kepulauan, mendapat respon positif.

Pada hari Rabu (20/8/2025), PT. TIMFOS, perusahaan listrik swasta yang berkantor di Kedutaan Norwegia di Jakarta, menurunkan tim survei ke Danau Tetean (Dusun Alani) Desa Buko, Kecamatan Buko, Bangkep.

Kepala Desa Buko, Kalpin Babidaa dikonfirmasi membenarkan, tim survei PT Timfos, dipimpin oleh Bussinis Development Manager, Rayner Adriaansz dan dalah seorang rekannya Bustan selaku Bidang alectrical engineering & Enviromental Energy yang didampingi oleh personil pemerintah desa, telah melakukan survei dan analisa lapangan.
Kalvin mengutip pernyataan tim survei, Danau Tetean memenuhi standar dan ideal sehingga berpotensi untuk dibangun fasilitas PLTMH. Mereka juga menyampaikan, dari sekian danau dan sungai yang mereka bangun PLTMH di Sulawesi Tengah. Dilihat dari aspek teknis seperti standardisasi tekanan dan volume debit airnya, Danau Tetean sangat ideal sehingga tim survei optimis proyek itu akan terealisasi.
“Dalam waktu dekat, setelah mendapat persetujuan dari perusahaan, mereka akan menurunkan alat pengukur tekanan dan debit air. Saya berharap masyarakat dan stakeholder mendukung investasi energi ini, agar wilayah Buko dan sekitarnya bisa keluar dari krisis listrik,” ujar Kalvin.
Sementara anggota Komisi II DPRD Bangkep, Erick Lauw, mengaku terkejut dengan respon cepat ini. Diketahui sebelumnya, perusahaan tersebut pernah melakukan survei dan membebaskan lahan untuk pembangunan fasilitas. Namun hampir beberapa tahun tidak ada informasi kelanjutannya.
“Saya terkejut karena berita tentang kebutuhan energi di wilayah Selatan Bangkep mendapat respon secepat ini. Meski belum diketahui kapasitas megawattnya, namun rencana ini patut disyukuri karena perusahaan itu akan mendorong wilayah Buko dan sekitarnya keluar dari kegelapan,” kata Erick Lauw. (bp01)







