Bangkep, Banggaiplus.com – Ketersediaan energi listrik di wilayah Selatan Banggai Kepulauan (Bangkep), meliputi Kecamatan Buko, Buko Selatan, dan Bulagi Selatan, masih sangat terbatas. Suplai energi listrik dari PLN belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, diperparah dengan gangguan jaringan yang sering terjadi.
Anggota Komisi II DPRD Bangkep, Erick Lauw, kepada Banggaiplus.com di ruang Fraksi PDI-P Jumat, (15 /8/2025), mengatakan suplai energi listrik di wilayah pemilihannya masih terbatas. Menurutnya, ada solusi alternatif untuk mengatasi masalah ini jika pemerintah daerah serius dalam menanganinya.
Erick Lauw mengusulkan agar Pemerintah Daerah Bangkep menggandeng pihak ketiga, yaitu Perusahaan Listrik Swasta, untuk bekerja sama dengan PLN. Solusi yang ditawarkan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM). PLTM merupakan sistem pembangkit listrik skala kecil yang memanfaatkan energi air untuk menghasilkan listrik.
“Di sana ada Danau Alani yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit. Secara teknis, dengan rekayasa aliran air melalui bendungan, air akan mengalir dengan perbedaan ketinggian (head) dan debit tertentu, yang kemudian menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik. Meskipun kapasitas energinya relatif kecil, PLTM ini dapat memenuhi kebutuhan warga di tiga kecamatan tersebut,” jelas Erick.
Erick Lauw menekankan pentingnya keseriusan pemerintah dalam merealisasikan solusi ini. Dengan adanya PLTM, diharapkan krisis energi listrik di wilayah Selatan Bangkep dapat teratasi secara efektif. (bp01)







