Luwuk, Banggaiplus.com — Musibah menimpa Rahmat (32), warga Desa Moilong, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai. Setelah ia dan istrinya meninggalkan kediaman, rumah tempat tinggalnya ludes dilalap api pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Rahmawati (50), awalnya ia melihat kepulan asap mengepul keluar dari arah rumah korban. Hanya berselang sekitar dua menit, terdengar suara letusan dari dalam bangunan yang diikuti langsung oleh kobaran api yang membesar dengan cepat.
Saksi segera berteriak meminta bantuan warga sekitar. Namun karena bangunan rumah tersebut sebagian besar terbuat dari kayu dan dinding papan, api dengan cepat menghanguskan semuanya. Warga yang datang pun tak berdaya menyelamatkan bangunan itu.
Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong, pemilik sedang berada di luar rumah bersama istrinya. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta, termasuk perangkat elektronik dan sejumlah dokumen berharga milik korban.
Menindak lanjuti kejadian tersebut, Kasubsektor Moilong, Ipda Ahmad Abas, S.H., bersama personel piket SPKT segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.
Saat ini penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan dan masih dalam proses pendalaman.
“Kami telah berkoordinasi dengan pihak PLN Toili dan pengelola Jaringan Gas (Jargas) untuk memeriksa kondisi instalasi listrik dan jaringan gas di sekitar lokasi,” jelas Ipda Abas.
Penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap penyebab peristiwa itu. (*/adibua)
