banner 728x90

Komisi II Burhan Alelaga Desak PLN, Kokolomboi Disambung Listrik, Distribusi 24 Jam untuk Seluruh Bangkep

KUNKER - Momen Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi II DPRD Bangkep, di Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Selasa (29/9/2026), di Manado. (Foto : Istimewa)

Manado, Banggaiplus.com — Komisi II DPRD Banggai Kepulauan (Bangkep), mendesak PLN agar akses listrik di wilayah itu terpenuhi. Melalui Burhan Alelaga anggota komisi II, secara tegas menyuarakan pemenuhan kebutuhan akses listrik stabil dan berdurasi penuh bagi masyarakat. Termasuk penambahan jaringan khususnya wilayah yang belum tersentuh jaringan listrik.

Anggota Komisi II DPRD Bangkep ini menyampaikan hal tersebut langsung di hadapan jajaran pimpinan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), saat kunjungan kerja Komisi II Selasa (29/9/2026), di Manado.

Burhan yang akrab disapa Om Bur ini, meminta PLN Suluttenggo memprioritaskan pelaksanaan Program Listrik Masuk Desa (LMD) bagi pemukiman Kokolomboi, Desa Leme-Leme Darat, Kecamatan Buko. Wilayah yang berjarak sekitar 4 kilometer dari pusat desa ini hingga kini belum mendapat aliran listrik.

“Tidak hanya Kokolomboi, kami juga meminta agar distribusi listrik selama 24 jam. Saat ini, dari 141 desa dan tiga kelurahan di Bangkep, masih ada sejumlah wilayah yang warganya hanya menikmati pasokan listrik 12 jam per hari,” tegasnya.

Politisi dari Partai Bulan Bintang (PBB) ini juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah menyediakan lahan untuk pembangunan infrastruktur pembangkit, sesuai permintaan PLN Cabang Luwuk.

“Kami tidak menjual kucing dalam karung. Pemerintah Bangkep telah menyiapkan lahan yang dibutuhkan untuk mendukung ketersediaan energi listrik,” ujar Burhan Alelaga.

Langkah ini menjadi harapan besar masyarakat Banggai Kepulauan agar pemerataan akses energi listrik dapat segera terwujud. (/adibua)

error: Content is protected !!