banner 728x90

Banjir Rob Genangi Pemukiman di Bulagi Utara, 190 Jiwa Mengungsi

Bangkep, Banggaiplus.com – Angin kencang yang melanda sebagian wilayah pesisir Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah pada Kamis (22/1/2026) menyebabkan kerusakan bagi warga Kecamatan Bulagi Utara.

Kelurahan Sabang menjadi salah satu wilayah yang terdampak parah, digenangi banjir rob setinggi lutut orang dewasa. Angin kencang mulai menerjang sekitar pukul 16.00 Wita, dan pada malam hari, ombak kembali mengguyur kawasan tersebut. Selain pemukiman warga, jalan trans peling juga terendam sehingga arus lalu lintas sempat terganggu.

Warga Kelurahan Sabang, Hari Purnama, mengakui kejadian tersebut dan menyampaikan kebutuhan akan material pemecah ombak berupa blok beton berbentuk kubus yang biasanya ditempatkan di depan tanggul untuk mengurangi energi gelombang. Kelurahan Sabang berjarak 85 kilometer dari Salakan (ibukota Kabupaten Bangkep), yang dapat ditempuh dalam waktu tiga jam, dan tidak jauh dari Desa Luk Panenteng yang menjadi destinasi wisata dengan objek Danau Paisu Pok dan Pantai Poganda. Menurut Hari, gelombang pasang dan angin kencang juga menerjang Desa Ombuli di wilayah yang sama.

Berdasarkan laporan PUSDALOPS-PB BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan, sekitar 65 KK (190 jiwa) dan 65 rumah terdampak langsung. BPBD Bangkep telah memberikan bantuan logistik berupa sandang, pangan, dan papan sebagai penanganan dini pasca bencana. Saat ini, air rob masih menggenangi sebagian rumah dan halaman, dan warga sedang menunggu air surut untuk mengeluarkan barang yang masih bisa digunakan.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Bangkep dari Fraksi PDI-P, Erik Lauw, pada Jumat (23/1/2026) menyampaikan langkah antisipasi untuk mencegah bencana serupa di masa depan, antara lain dengan menyediakan material pemecah ombak, membangun tanggul pantai yang lebih kokoh, membuat sistem drainase yang baik, menanam bakau atau mangrove sebagai penahan ombak alami, serta memastikan peralatan peringatan dini dari BMKG berfungsi dengan baik.(adibua)

error: Content is protected !!