banner 728x90

Pendidikan di Bulagi Selatan Perlu Diperhatikan, Disdikbud Diminta Proaktif

Bangkep, Banggaiplus.com – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi indikator penting dalam menilai kemajuan suatu wilayah. Salah satu pilar utama IPM adalah akses pendidikan yang merata di semua jenjang. Namun, realita di lapangan masih menunjukkan kesenjangan, khususnya di daerah terpencil.

Catatan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banggai Kepulauan, menyoroti hal ini dengan mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkrit dalam pemerataan pembangunan sarana pendidikan, terutama di Bulagi Selatan.

Di Bulagi Selatan, anak-anak usia tujuh tahun harus menempuh perjalanan yang sangat jauh, berkilo-kilo meter, hanya untuk mencapai sekolah.

Kondisi ini diungkapkan oleh Hur Carlos Pouwano dalam pandangan fraksi pada Sidang Paripurna Penyampaian Keterangan Bupati tentang Raperda RPJMD Bangkep 2024-2029, Senin (4/8/2025). Pernyataan ini menjadi sorotan penting, mengingat akses pendidikan yang layak merupakan hak dasar setiap anak.

Fraksi PDI Perjuangan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengep, untuk segera mengakomodir permasalahan ini dalam program tahunan kemudian memasukkannya ke dalam dokumen RPJMD Bupati sebagai program skala prioritas.

Karena kata ketua Fraksi PDI-Perjuangan Catatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Banggai Kepulauan yang berencana mereformasi dan meningkatkan sistem pendidikan di wilayah tersebut selama lima tahun ke depan.

Pemerataan akses pendidikan bukan hanya sekadar pembangunan fisik berupa gedung sekolah. Lebih dari itu, dibutuhkan komitmen dan strategi yang terintegrasi, termasuk penyediaan transportasi sekolah, beasiswa, serta peningkatan kualitas guru di daerah terpencil.

“Keberhasilan pembangunan manusia di Banggai Kepulauan, khususnya peningkatan IPM, sangat bergantung pada terselesaikannya tantangan pemerataan pendidikan ini,” pungkas Hur Carlos. (bp01)

error: Content is protected !!