Bangkep, Banggaiplus.com – Setelah berkunjung ke Kantor Kementerian Pertanian RI, Komisi III DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), juga melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI di Jakarta.
Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua II, Suardin Sabalino, bertujuan untuk berkoordinasi dan berkonsultasi terkait pengembangan infrastruktur ekonomi dan kepariwisataan di Bangkep. Rombongan diterima langsung oleh Dirjen Fasilitasi Infrastruktur Kemenparekraf, Mulyanto.
Dari catatan pertemuan tersebut, Kemenparekraf, pemerintah daerah harus memanfaatkan anggaran untuk meningkatkan infrastruktur pendukung lainnya salah satunya adalah akses transportasi, sehingga mempermudah mobilitas wisatawan ke spot-spot wisata.
Dimomen itu, Kemenparekraf melalui Dirjen Fasilitasi Infrastruktur Kemenparekraf RI, memberikan support kepada pemerintah Banggai Kepulauan untuk memfasilitasi pengembangan industri pariwisata dan peningkatan ekonomi kreatif bagi masyarakat lokal.
Anggota Komisi III, Harianto Sadardi, kepada sejumlah media mengatakan, koordinasi dengan pihak Kemenparekraf, menjadi catatan penting bagi pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, agar menyiapkan fasilitas pendukung agar pengembangan ekonomi kreatif selaras dengan geliat industri pariwisata di wilayah pesisir Bangkep.
Suport dari pemerintah pusat, sangat jelas sebab pengembangan ekonomi kreatif di daerah menjadi prioritas, mengingat program ini berbanding lurus dengan program pemerintah pusat yang diinisiasi langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Untuk menindak lanjuti kunjungan kerja komisi III. Secara kelembagaan akan sesegera mungkin berkoordinasi dengan OPD terkait untuk merencanakan pengembangan ekonomi kreatif yang mendukung sektor pariwisata Bangkep.
Perlu di ketahui, salah satu kendala utama yang dihadapi Bangkep adalah infrastruktur jalan. Sehingga akses wisatawan untuk menuju ke spot wisata terganggu. Sehingga penting adanya perbaikan infrastruktur jalan dan akses menuju lokasi wisata.
Selain infrastruktur, Komisi III juga mendorong pembentukan pusat pelatihan bagi pengrajin lokal. Pusat pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan produksi produk lokal, sehingga berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Harianto menyayangkan industri pariwisata di Bangkep belum optimal tergarap secara optimal, sehingga potensi Pendapatan Asli Daerah menguap begitu saja.
“Jika pengembangan ekonomi kreatif yang terintegrasi, dipastikan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bangkep, pungkasnya.(*/bp01)
