Pemadaman Listrik di Banggai Kepulauan Kembali Jadi Sorotan, DPRD Gelar Rapat Dengar Pendapat

Bangkep,Banggaiplus.com – Pemadaman listrik yang sering terjadi di wilayah Banggai Kepulauan kembali menjadi sorotan publik. Hal ini mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai Kepulauan untuk menggelar rapat dengar pendapat pada Selasa (24/3/2025) di ruang Komisi II.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II Irwanto T Bua, membahas keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang sering terjadi dan dinilai tidak sesuai jadwal.

Iwan Bua sapaan akrab Irwanto T Bua, mempertanyakan alasan pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN Sub Rayon Salakan. Dia mengungkapkan keresahan masyarakat akibat pemadaman listrik yang terjadi di jam-jam tertentu.

Muncul spekulasi publik yang mengaitkan pemadaman tersebut dengan penghematan bahan bakar minyak, dan PLN diminta untuk memberikan klarifikasi atas spekulasi tersebut.

Senada dengan Irwanto, Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkam Supu, juga menyoroti permasalahan pemadaman listrik yang sudah berlangsung lama. Beliau menyebut alasan klasik dari PLN, seperti masalah teknis, gangguan jaringan, dan kapasitas mesin yang belum memadai, sudah tidak bisa diterima lagi. Arkam menekankan bahwa PLN mendapatkan subsidi bahan bakar yang diatur dalam Peraturan Daerah, sehingga masalah bahan bakar seharusnya bukan menjadi kendala.

Dia juga meminta PLN untuk menyediakan data wilayah yang berpotensi mengalami gangguan jaringan, agar pemerintah daerah dapat mengantisipasi dengan memberikan pemahaman kepada warga untuk memangkas tanaman produksi mereka yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.

Burhan Alelaga, anggota DPRD lainnya, juga meminta pemerintah untuk segera mensosialisasikan pentingnya partisipasi warga dalam memangkas tanaman produksi mereka jika berpotensi mengganggu jaringan listrik.

Menanggapi pertanyaan para anggota dewan, perwakilan PLN Sub Rayon Salakan, Melki, menjelaskan bahwa pemadaman listrik lebih disebabkan oleh gangguan jaringan, terutama akibat pohon tumbang. Meskipun PLN mengaku rutin melakukan pemeliharaan jaringan dengan memangkas ranting pohon di beberapa titik, gangguan tetap terjadi.

Rapat dengar pendapat ini menjadi langkah penting dalam mencari solusi atas permasalahan pemadaman listrik di Banggai Kepulauan. Kerjasama antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini secara efektif. Transparansi dari pihak PLN terkait penyebab pemadaman dan rencana perbaikan jaringan sangat penting untuk membangun kepercayaan publik. Sosialisasi kepada masyarakat mengenai peran serta mereka dalam menjaga kelancaran jaringan listrik juga perlu ditingkatkan. Semoga rapat ini menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah pemadaman listrik yang meresahkan masyarakat Banggai Kepulauan.(bp01)

error: Content is protected !!
Exit mobile version