Kisruh Sepak Bola, Polsek Kintom Redam Konflik Remaja lewat Keadilan Restoratif

Luwuk, Banggaiplus.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Kintom di bawah jajaran Polresta Banggai bergerak cepat meredam potensi konflik antar remaja dengan memfasilitasi penyelesaian secara keadilan restoratif atas kasus dugaan penganiayaan. Langkah ini diambil guna membina sekaligus menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Peristiwa terjadi Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 16.30 WITA di lapangan sepak bola Desa Dimpalon Baru, Kecamatan Kintom. Bermula saat korban MS (17) dan pelaku NRL (18) terlibat kesalahpahaman yang memicu pertengkaran lisan di tengah pertandingan. Terbawa emosi, NRL langsung memukul dan menendang bagian dada korban yang ternyata adalah sahabatnya sendiri.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Kintom pada hari yang sama. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Kintom AKP Muh. Zulfikar menginisiasi pertemuan mediasi pada Jumat (25/9) pukul 08.00 WITA.

“Setelah kedua belah pihak dipertemukan dan diberikan pemahaman, mereka bersepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” ujar Kapolsek.

Pihak pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, sementara korban dengan sukarela memaafkan demi menjaga hubungan persahabatan dan silaturahmi.

“Sepak bola seharusnya menjadi ajang menumbuhkan sportivitas dan persahabatan, bukan pemicu kekerasan,” tegas AKP Zulfikar. (*/adibua)

error: Content is protected !!
Exit mobile version