Luwuk, Banggaiplus.com — Pertamina EP Donggi Matindok Field (DMF) bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banggai melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Pertamina EP Berbagi” didua panti asuhan di Luwuk, Senin (14/9/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai rangkaian peringatan ulang tahun Pertamina EP DMF yang ke-21. Manajemen Pertamina EP, menyerahkan santunan berupa bantuan dana, alat tulis, serta perlengkapan mandi kepada Panti Asuhan Maimunah Abas Nursin di Kelurahan Bungin Timur dan Panti Asuhan Aisyiyah di Kelurahan Luwuk.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWI Banggai Abd. Saleh Talibu beserta pengurus, Relation Pertamina EP DMF Ade Barkah, dan Staf Kehumasan Pertamina EP Fuad Afif Prasetyo.
Ade Barkah dalam sambutan pembukanya, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kedekatan perusahaan dengan masyarakat Kabupaten Banggai.
“Kegiatan berbagi ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum ulang tahun Pertamina ke 21. Semoga bermanfaat, dan kami berdoa insyaallah mendapatkan berkah dari adik-adik sekalian,” ujarnya.
Terpisah, Manager Donggi Matindok Field Ridwan Kiay Demak menyatakan peringatan hari ulang tahun kali ini, dimaknai bukan sekadar perayaan, melainkan momen berbagi.
“Pemberian santunan kepada anak-anak yatim ini adalah wujud syukur manajemen atas perjalanan perusahaan, sekaligus komitmen, setiap langkah operasi Pertamina EP wajib memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah kerja,” ungkap Ridwan.
Ia menambahkan, kegiatan ini lahir dari kolaborasi manajemen bersama Serikat Pekerja DMF dan stakeholder lainnya untuk menunjukkan semangat kepedulian yang tumbuh dari seluruh elemen perusahaan.
“Kami berharap dukungan ini menjadi penyemangat bagi adik-adik kami untuk terus meraih cita-cita,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PWI Banggai Abd. Saleh Talibu menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dijalankan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. Semoga semakin banyak agenda seperti ini dan sebarannya lebih luas,” tandas Saleh. (adibua)
